Sebenernya saya males nulis soal politik, karena isinya kebanyakan cuma saling korupsi dan terkesan membodohi rakyat. Saya beri judul dengan menggunakan kata “kami”karena saya yakin banyak teman-teman pesbvker’s sekalian yang merasakan hal yang sama.

Langsung saja nih beberapa alasannya, moga-moga tulisan ini dibaca oleh mereka yang katanya berdiri buat kesejahteraan rakyat (habisnonton ILC jadi semangat).

1. Setau saya dalam pelajaran sejarah, Indonesia itu negara kaya raya yang bahkan tongkat batu saja jadi tanaman. Kolam susu dimana-mana. Masa buat bayar subsidi BBM aja ga mampu? Ya gak mampu lha wong uangnya entah kemana.

2. Banyak anggaran gak masuk akal seperti studi banding, renovasi toilet, pengadaan laptop,pengadaan mobil baru dan lain sebagainya. Dari anggota pemerintahan paling atas sampai pemerintah daerah juga sering melakukan tindakan tak masuk akal. Kalau ini bisa dihemat bahkandikurangi, dananya bisa dialihkan buat subsidi BBM kan? Mana yanglebih penting studi banding atau kesejahteraan rakyat? Ato mana yang lebih penting bikin toilet 2 miliar dengan bikin rakyat bisa makan nasi?

3. Alasan yang saya dengar tadi diILC (kalo ga salah dari pak WaMen), bahwa kenaikan BBM ditujukan untuk kesejahteraan rakyat meniru negara lain (padahal situasi politik dan rakyatnya beda). Logikanya, kalauemang itu bisa membuat rakyat makin sejahtera, naikkan saja setinggi-tingginya oms!

4. BLT tak menyelesaikan masalah.Bukankah kenaikkan BBM selalu diikuti dengan kenaikkan harga-harga barang dan bahan pangan?Apakah BLT senilai 150ribu/bulan itu mampu mengatasi semua kenaikan tersebut? Bagi orang menengah ke atas dan kaya, kenaikan BBM tak jadi masalah karena mereka rata-rata pengusaha yang punya bisnis sendiri. Kalau BBM naik, ya dinaikkan saja harga jualnya, beres kan? Yang ada, rakyat miskin makin miskin. 150ribu ga bisa dibandingkan dengan penderitaan yang belum bisa dihitung seberapa banyaknya.

5. Kalaupun benar bisa membantu,BLT hanya dirasakan rakyat miskin. Sedangkan rakyat yang dianggap kaya juga punya hak dan kewajiban yang sama. Kalau BBM tak naik, semua rakyat akanmenikmatinya.

6. Tuntaskan kasus yang lebih penting, seperti korupsi misalnya. Sudah bukan rahasia lagi kalau koruptor itu sangat merugikan negara terutama rakyat. Kalau koruptor ditindak dengan benar, uang negara dikembalikan, buat subsidi BBM pasti akan sangat mampu. Pilih mana, menaikkan BBMyang menyengsarakan rakyat atau menindak koruptor yang mengambil uang rakyat?

7. Apakah karena banyak pengguna mobil motor yang bertambah tiap tahunnya? Uang 500ribu aja sudah mampu buat bawa pulang motor, wajar kan kalo konsumsi BBM meningkat daritahun ke tahun? Toh tak ada larangan dari pemerintah untuk tidak membeli lebih dari satu motor. Kalau pengen jumlah pengguna kendaraan pribadi berkurang, gampang oms, benahindulu itu transportasi. Berantas preman dan para pemerkosa yangbikin rakyat jadi males dan takut naik kendaraan umum.

8. Banyak yang demo, berarti banyak yang tak puas. Kalau tak puas berarti menderita, dan kalaurakyat menderita berarti pemerintah gagal.

9. BLT tak membuat rakyat jadi mandiri, tapi semakin bergantung pada bantuan pemerintah. Daripada memberikan uang tunai yang dari segi bisnis tak mendidik,mendingan berikan lapangan kerjayang lebih baik atau apapunlah. Setau saya masyarakat yang mandiri akan membuat negara menjadi lebih makmur.

Bonus beberapa komentar rakyatyang saya ambil dari page ILC :
Apakah Anda setuju dengan komentar rakyat ini?
Saya bukan anggota DPR atau pemerintahan atau anggota politik manapun. Saya cuma rakyat biasa yang jengkel saat membaca koran isinya berita mengenai korupsi, studi banding gak masuk akal, toilet 2 miliar, dll sedangkan sekolah aja harus bergelantungan di tali jembatan ala film Indiana Jones. Saya murni rakyat dan saya tidak merasakankesejahteraan apalagi ditambah adanya rencana kenaikan BBM.

Simpel aja sih kalo ga mau repot (niru Gus Dur). Tanyakan aja padarakyat apakah mereka merasa sejahtera dengan kenaikan hargaBBM? Bila jawabannya tidak, ya jangan dinaikkan, beres toh persoalan? Kalau pemerintah ngotot menaikkan BBM, patut dipertanyakan ini buat kesejahteraan siapa?

NB: Kalo ada yang mo nambahin, silahkan tulis aja di kolom komentar di bawah, nanti akan saya tambahkan disini.

Iklan