Perkataan MEDITASI itu diserap dari bahasa Latin, meditatio yang berarti merenungkan dan juga berakar dari kata Mederi (kesehatan) dari kata ini pula diserap kata medisin. 

Jadi jelas MEDITASI itu sebenarnya baik bagi kesehatan. 
Dalam bahasa Indonesia, MEDITASI, yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, adalah pemusatan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu. 
Jadi berMEDITASI adalah memusatkan pikiran dan perasaan untuk mencapai sesuatu, tetapi kata MEDITASI itu lebih dikenal dengan nama samedi yang diserap dari bahasa Sansekerta, samadhi yang juga disebut dhyana atau pranayama. 
Samedi itu artinya MEDITASI dalam bahasa Sangsekerta atau dalam bahasa Ibrani = hagah. 
Dalam Alkitab bahasa Inggris perkataan tsb diterjemahkan sebagai Meditation.
Sedangkan pengertian MEDITASI dalam kamus Cambridge International Dictionary of English, adalah:
Meditate is to think seriously (about something), esp. for a long time · if you meditate, you give your attention to one thing, and do not think about anything else, usually as a religious activity or as way calming or relaxing your mind. 
Meditation is serious thought or study, or the product of this activity. Meditation is also the act of giving your attention to only one thing, either as a religious activity or as a way of becoming calm and relaxed: prayer and meditation.
Kata ‘MEDITASI’ [meditation] didefinisikan sebagai “praktek berpikir secara mendalam dalam keheningan, terutama untuk alasan keagamaan atau untuk membuat batin tenang.” (Oxford Advanced Learner’s Dictionary). 
Dalam kamus yang bersifat umum ini, ‘MEDITASI’ dianggap sebagai proses ‘berpikir’. Ini hampir sama dengan ‘kontemplasi’ yang didefinisikan secara persis sama. 
Tetapi kalau dikaji secara lebih mendalam dan dipraktekkan, ternyata bahwa di dalam ‘MEDITASI’ justru proses berpikir berhenti untuk sementara.
Pada dasarnya, ‘MEDITASI’ adalah “pemusatan perhatian pada suatu obyek batin secara terus-menerus.” 
Memang ada obyek-obyek MEDITASI tertentu yang berupa pikiran atau ide/konsep, sehingga terjadi tumpang tindih dan tidak dapat dibedakan secara tegas antara ‘MEDITASI’ dan ‘kontemplasi’.
Dengan demikian, MEDITASI adalah cara lain untuk memahami diri, yang berbeda dengan introspeksi. 
Justru pemahaman yang diperoleh dari MEDITASI jauh lebih tepat dan sesuai dengan keadaan yg sebenarnya dibandingkan dengan pemahaman dari introspeksi yang dipengaruhi oleh kebiasaan-kebiasaan pikiran yang tidak disadari sehingga memberikan hasil yang bias. 
Di samping itu, pemahaman diri yang diperoleh dari MEDITASI bersifat transformatif (mengubah), oleh karena pemahaman itu melibatkan seluruh aspek diri (kognitif, afektif, volisional, dsb). 
Di lain pihak, pemahaman melalui introspeksi kebanyakan hanya bersifat kognitif saja, sehingga biasanya tidak banyak perubahan yang terjadi.
Ada juga yang memberi pengertian bahwa MEDITASI yang sering kita dengar mempunyai pengertian yaitu : sikap menenangkan pikiran dengan cara-cara tertentu di mana pikiran kita sampai menemukan sensasi-sensasi sehingga menimbulkan rasa damai dalam hati untuk mencapai ketenangan jiwa (ruhani). 

Dan ada juga yang mengartikan bahwa MEDITASI adalah sebuah pelatihan yang menggunakan pikiran untuk tujuan mengatur pikiran dengan usaha kita. 
MEDITASI dapat didefinisikan sebagai suatu aktivitas yang mengakibatkan hubungan erat beberapa orang dengan Tuhan. 
Kita MEDITASI pada yang abstrak, tidak berbentuk, tidak bernama. Karena Yang Tertinggi tidak mempunyai bentuk dan tidak mempunyai nama, tidak juga mempunyai kwalitas atau lambang-lambang.
Pemusatan perhatian tanpa paksaan tidaklah berarti anda kosong. 
Sebagaimana namanya pemusatan perhatian, perhatian anda tertujukan pada sesuatu.. dan Tidak dianjurkan bagi anda untuk berada dalam keadaan kosong seratus persen karena ini mungkin dapat membiarkan masuknya kekuatan dari luar yang dapat mengganggu.
Di udara bebas ini terdapat unsur-unsur gaib yang bersatu dengan zat asam (oksigen). Unsur-unsur gaib itu berupa zat yang sangat halus sebagai inti dari segala zat yang menjadi roh dari alam. 
Zat tersebut sedemikian halusnya hingga tak dapat ditanggapi dengan panca indera, maupun dengan alat-alat apapun.
Zat ini mempunyai tenaga gaib yang amat berkuasa untuk berbagai macam kepentingan, antara lain untuk penyembuhan penyakit. 
Zat inilah yang mereka beri nama Prana. Cara mendapatkan zat gaib atau prana tadi ialah dengan jalan pernafasan yang diatur dengan irama tertentu, yang menurut kepercayaan mereka sesuai dengan irama gerakan alam.
MEDITASI tingkat tinggi biasanya mengajarkan untuk memusatkan perhatian ke cakra mahkota untuk menerima lebih banyak kekuatan spiritual, atau ke antara 2 alis mata untuk membangkitkan mata spiritual, ataupun ke cakra jantung untuk memberikan lebih banyak kekuatan kepada roh. Jadi, tidaklah kosong sama sekali.
Tujuan MEDITASI ialah melatih pikiran, dalam keadaan tenang, dan beristirahat/ berhenti pada pokok yang dipilih, lebih baik pada hal yang mengandung arti yang dalam dan rohaniah, sehingga pokok-caranya dapat membukakan kesadaran yang sedang berMEDITASI akan arti makna yang lebih luas dan dalam.
MEDITASI ini juga sering dipraktikkan oleh Nabi Muhammad SAW ketika sebelum dan sesudah diangkat menjadi Nabi dan Rasul, yang pada saat itu disebut dengan berkhalwat dan tahannuts. 
Beliau melakukan meditasi di Gua Hira, ketika menghadapi masalah yang menimpa diri dan umatnya. Seperti halnya MEDITASI duduk, MEDITASI gerak yg juga sudah ada dalam ajaran Islam yaitu dalam bentuk gerakan shalat.
ISLAM DAN MEDITASI
Salah satu fase penting yang secara simbolik sering disebut sebagai mencerminkan corak misi yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah saat dia bertahannuts atau melakukan meditasi di Hira, sebuah gua di luar kota Mekah.
Setelah nabi mendapat wahyu pada 610 M, dia tidak terus tinggal di sana, menikmati MEDITASI yang soliter, dan menjauhkan diri dari masyarakat. Sebaliknya, ia balik ke kota, mendakwahkan ajaran-ajaran, dan melakukan apa yang dalam istilah sekarang disebut sebagai transformasi sosial.
Pada saat selanjutnya, Nabi Muhammad saw pergi ke gua Hira hanya untuk bertemu dengan malaikat Jibril dengan tujuan tasmi ? (memperdengarkan) hafalan Alqur’an beliau dihadapan Jibril. 
Maka, Gua Hira bukanlah tempat bertahannuts seperti yang dilakukan beliau sebelum diangkat menjadi Rasul. Tetapi dijadikan tempat untuk mengoreksi ayat-ayat Alqur’an yang telah diterimanya.
Hai orang” yg beriman, berdzikirlah dengan menyebut nama Allah, dzikir yg se-banyak”nya. Dan bertasbihlah kpd Nya diwaktu pagi dan petang. Dialah yg memberi rahmat kpdmu, dan malaikatnya memohonkan ampunan untuk mu, supaya Dia mengeluarkanmu dr KEGELAPAN kpd cahaya yg TERANG. Dia MahaPenyayang kpd orang” yg beriman. (QS.Al-Ahzab 41,42,43)

1.✿» DZIKIR :
lebih bersifat generik segala upaya yang dilakukan seorang hamba untuk mendekatkan diri kpda Tuhan. Pendekatan itu dilakukan melalui penyebutan nama-nama atau kalimat2 mulia, seperti membaca nama-nama mulia Tuhan (al-asmaal-husna), dan trmasuk membaca Al-Quran. 
Trmasuk dlm pengertian zikir ialah merenung sambil menghayati keagungan dan kebesaran Allah SWT.
2. ✿» WIRID :
Pengertian Wirid dengan Zikir hampir sama. Dalam dunia sufi  wirid ialah perbuatan seorang hamba yang berbentuk ibadah, lahir dan batin. 
Wirid ada pengaturan tata cara, jumlah, dan waktu pembacaan zikir. Misalnya seorang Syekh, mursyid, atau kiai memberikan wirid-wirid tertentu kepada muridnya yang biasanya melalui proses penyerahan khusus (ijazah). 
Pengamalan Wirid diatur tatacaranya, misalnya berapa kali harus dibaca, apakakah dibaca dipagi hari atau di sore hari atau dalam keadaan tertentu.
»● Kurang atau lebih dari jumlah yang ditentukan, biasanya tidak lagi dianggap wirid, tetapi hanya sebagai zikir. 
Wirid juga sering dihubungkan dengan khasiat-khasiat tertentu datang dari Tuhan bagi yg mengamalkannya secarakonsisten.  
Ada Wirid yg dianggap mempunyai khasiat untuk memudahkan rezeki, enteng jodoh, tolak bala, ketenangan batin, kemudahan urusan, dsb.
»● Di samping Zikir dan Wirid, ada Tafakkur dan Tadzakkur. 
Jika Zikir dan Wirid umumnya berupa pembacaan atau penyebutan lafaz-lafaz tertentu, maka Tafakkur dan Tadzakkur, tidak ada lagi kata-kata, bacaan-bacaan, atau hitungan-hitungan.
Yang ada hanyalah sebuah kefakuman dari seorang hamba. Sang hamba berusaha untuk fokus dan pasrah hanya kpda Allah SWT.
3. ✿» TAFAKUR:
Tafakur biasanya merupakan kelanjutan dari Zikir atau Wirid. 
Tafakkur disebut juga dengan Zikir Qalby, artinya, bukan lagi anggota badan atau fisik serta logika yang aktif, melainkan jiwa atau kalbu.
TAFAKUR dan TADZAKUR :
sepintas lalu sama tetapi kalangan ahli Tasawuf membedakan antara keduanya.
Tadzakkur lebih tinggi dari pada Tafakkur.
Didalam Tafakkur sang hamba masih lebih aktif mencari channel dengan Tuhan dan Tuhan sendiri seolah pasif menunggu hamba-NYA untuk mendekatkan dan menemukan diri-NYA.
»● Tafakkur masih ada ruang logika untuk mengontrol pola pendekatan dirinya dengan Allah SWT.
4. ✿» Tadzakkur
Saat Tadzakur betul-betul sang hamba pasif, penuh penyerahan diri kepada Allah SWT, tidak adalagi logika yang aktif di dalamnya. 
Tafakkur seolah hamba yang pasif dan Allah SWT yang proaktif mendekati hamba-NYA. 
Mungkin pada diri orang yang sedang mengalami Tadzakkur diadreskan sebuah Hadits:
Barangsiapa yang mendekati-Ku sejengkal maka Aku akan mendekatinya sesiku, barangsiapa mendekati-Ku sesiku maka Aku akan mendekatinya sedepa. Barang siapayang berusaha datang kepadaku dengan berjalan maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. 
Wallahua a’laam
Pengertian Wirid dan Manfaatnya
لاَيَسْتَحْقِِرُ الْوِرْدَ اِلاَّ جَهُوْلٌ ٬ الْوَرِدُ يُوْجَدُُ فِى الدَّرِالأَخِرَةِ ٬ الْوِرْدُ يَنْطَوِى بِانْطِوَاءِ هَذِهِ الدَّرِ وَ اَوْلَىمَايُعْْتَنَى بِهِ مَالاَ يُخْلَفُ وُجُوْدُهُ ٬ الْوِرْدُ هُوَ طََالِبُهُمِنْكَ وَ الْوَرِدُ اَنْتَ تَطْلُبُهُ مِنْهُ ٬ وَاََيْنَ مَا هُوَ طََالِبُهُمِنْكَ مِمَّا هُوَ مَطْلَبُُكَ مِنْهُ ٠

“Tidak akan meremehkan wirid, kecuali orang yang bodoh. Karena Allah [Al Warid) itu diperoleh diakhirat, sedangkan Al Wirid, akan selesai dengan musnahnya dunia. Yang paling baik diperhatikan oleh manusia, adalah yang tidak pernah musnah. 
Wirid yang menjadi perintah Allah kepadamu, serta karunia yang kalian terima, adalah merupakan hajatmu sendiri terhadap Allah swt. Dimanakah letaknya perbedaan antara perintah Allah kepadamu dengan pengharapan kalian kepada-NYA.”
Yang dimaksud wirid ialah perbuatan seorang hamba yang berbentuk ibadah, lahir dan batin. 
Sedangkan Al Warid adalah karunia Allah kedalam batinnya si hamba ibarat cahaya yang halus, yang bersinar- sinar di dalam adanya dan memberi nur ke dalam dadanya. 
Semuanya sebagai karunia Allah yang wujudnya dalam ibadah si hamba. 
Al Warid itu adalah dari Allah swt, merupakan muamalah dan ibadah. 
Adapun wirid adalah amalan yang dikerjakan di dunia secara tetap dan tertib di dunia ini juga berupa ibadah secara tertib termasuk zikir yang dikerjakan terus menerus, tidak pernah ditinggalkan. 
Warid merupakan karunia Allah kepada para hamba berupa penjelasan, nurullah, kenikmatan merasakan ibadah, hidayah dan taufiq Allah, semuanya merupakan amalan batinyang kuat. Kenikmatan warid itu berkelanjutan hingga hari akhirat. 
Antara Wirid dan Al Warid mempunyai kaitan yang kuat. Apabila Al Warid itu karunia Allah maka Wirid adalah ibadah yang tetap dan tertib. 

Apakah TAFAKUR MEDITASI ISLAM itu ?
 

TAFAKUR MEDITASI ISLAM sudah dikenal dan lazim dilakukan oleh para aulia dan guru-guru mursyid sejak berabad-abad yang lalu sebagai sebuah kegiatan spiritual yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, ketenangan pikiran, kecerdasan intelektual, dan ketajaman intuisi. 
TAFAKUR MEDITASI ISLAM yang dimaksudkan di sini adalah suatu kegiatan mental dan fisik melibatkan tehnik pernafasan serta konsentrasi pikiran, jika dilakukan secara teratur dan terus menerusakan menyebabkan kondisi tubuh, pikiran, dan emosi berada dalam kondisi yang terkendali dengan baik.
Dalam uraian ini akan diterangkan secara garis besar tentang TAFAKUR MEDITASI ISLAM bahwa TAFAKUR yang menggunakan tehnik pernafasan dan konsentrasi serta dilakukan dengan tekun dan terus menerus sehingga secara bertahap pikiran akan terlatih untuk mengendalikan hawa nafsu, dan meningkatkan kecerdasan intelektual agar mampu membawa rasa hati kepada tingkat nilai kebaikan budi ( mindfulness ) yang luhur.

Dengan melakukan TAFAKUR MEDITASI ISLAM secara teratur dan terus menerus kita dapat menjadikan prosesi tafakur-meditasi sebagai sarana untuk mendapatkan jalan keluar (solusi) dari persoalan kehidupan yang akan selalu kita hadapi sepanjang hayat. 
Hal ini terjadi karena sebuah pola interaksi antara diri kita dan hawa Subhanallah yang masuk ke dalam diri kita yang akan membuat kita mampu mengingat Allah, mengenali siapa diri kita, menyadari bahwa kita adalah ciptaan Allah,  Allah yang memiliki diri kita “Manusia“. KepadaNYA kita selalu ingat, jika selalu ingat Allah ~> kita akan tenang. 
Kemudian, kita akan mampu menyadari bahwa hidup kita di dunia hanya sementara dan sebentar untuk kembali ke kehidupan akhirat yang kekal. 
Kita akan dan haruslah sadar pula bahwa kehidupan di dunia akan menentukan kehidupan di akhirat.
Jika kita sudah dapat menerima kerangka pikiran tersebut maka kita dapat membuat rencana-rencana kegiatan dalam kehidupan sekaligus mendapatkan cara untuk memecahkan persoalan yang selalu timbul dalam kehidupan sehingga menjadikannya sebuah sumber yang memiliki kekayaan tak terbatas. 
Dengan ketersediaan fasilitas seperti ini kita akan berada dalam keadaan pikiran yang tenang kemudian menumbuhkan sikap sabar yang akhirnya menimbulkan rasa tenteram di dalam jiwa.
Apa bedanya dengan Tafakur, Meditasi, Samadi dan kegiatan Spiritual lainnya ?
Berbeda dengan ilmu TAFAKUR saja yang menggunakan akal dalam mengingat Allah dan diri sendiri, atau MEDITASI saja yang melatih pernafasan disertai konsentrasi pikiran. 
TAFAKUR MEDITASI ISLAM yang akan dipaparkan di sini adalah sebuah cara yang efektif untuk ingat dan mengingat Allah, dilakukan dengan bernafas biasa sambil berkonsentrasi memasukkan “hawa“ bersih dan suci yaitu  Subhanallah  ke dalam  tubuh dan di keluarkan lagi sejalan hembusan nafas keluar. Dengan cara ini kita akan dapat merasakan masuknya hawa suci tadi yang bila dilakukan secara teratur minimal 5 menit sehari dan dilakukan setiap hari, maka hati kita akan berangsur-angsur tenang.
Kapan Merasakan Hasil dan Manfaat
Berdasarkan pengalaman para peserta, hasil yang didapat dengan mengerjakan TAFAKUR MEDITASI ISLAM rutin, tanpa meninggalkan ibadah wajib ; yaitu sholat dan zakat berangsur-angsur selama 3 bulan akan diperoleh kejernihan pikiran, lebih bisa berkonsentrasi dan tekun dalam menjalankan ibadah wajib serta ibadah-ibadah lainnya. 
Bahkan tidak sedikit bagi yang baru berlatih 2 atau 3 minggu sudah mendapat hasil seperti 
– wajah lebih segar berseri mengeluarkan cahaya, 

– tidak cepat marah, 

– mendapat rezeki tanpa diduga, 

– kemudahan dalam berkarier. 

– hati akan menjadi jernih dan meningkat hingga tercapai kepekaan hati yang tinggi. 
Jika Tafakur sudah dilakukan lebih lama lagi, mencapai tahunan dan sudah menjadi kebiasaan rutin, maka kesehatan pun akan meningkat dan kekuatan fisik menjadi lebih prima walau usia lanjut, awet muda, dan tidak pikun.
Khasiat dan Manfaat Tafakur Meditasi Islam
Secara garis besar, manfaat  TAFAKUR MEDITASI ISLAM dalam kehidupan dunia dan akhirat yang dapat diuraikan di sini akan meliputi :
> Meningkatkan ketenangan dalam menghadapi setiap masalah.
> Memperkuat konsentrasi pikiran.
> Memperkuat kesadaran dan kehadiran hati setiap kali kita menjalankan ibadah, terutama  sholat, zikir, wirid.
> Mengurangi marah.
> Meningkatkan sifat jujur.
> Meningkatkan rasa adil dan bijaksana.
> Meningkatkan rasa welas asih.
> Memudahkan kita untuk mengucapkan kalimat-kalimat Allah dalam menghadapi setiap kejadian yang mendadak.
> Menjaga mulut dalam hal berbicara.
> Menjaga mulut ketika makan dan minum.
> Mengatur pola tidur.
> Mengatur pola hubungan suami-istri.
Seluruh manfaat tersebut di atas dijadikan modal untuk membantu kita ketika melakukan identifikasi, kalkulasi, analisa, solusi dalam menghadapi masalah kehidupan.
Masalah kehidupan tersebut akan mencakup aspek-aspek 5K yaitu :
Keuangan

Karier, jabatan, pekerjaan

Kesehatan

Keluarga

Kematian – menuju kehidupan akhirat
Jika masalah tadi dapat diatasi dengan baik, maka akan muncul :
Ketenangan

Kesabaran

Ketenteraman
Manfaat Tafakur Meditasi Islam dalam menuju atau kembali ke kehidupan akhirat, adalah :
Selamat ketika sakratul maut ( akan mudah ), sebab pada saat sakratul maut itu adalah saat dicabutnya nafas. 
Bilamana nafas kita sudah terbiasa dipenuhi dengan Subhanallah 

maka  ketika dicabut akan selalu mengucapkan kalimah Selamat siksa kubur. 
Kalau setiap hari terbiasa diisi oleh Subhanallah maka tubuh kitapun isinya adalah Menghadapi api neraka.. maka

Haramlah  tubuh dimakan api neraka jika tubuh dipenuhi Subhanallah.

Salam persaudaraan

Iklan