Sabda Rosulullah saw :

  • ”Kutinggalkan kepadamu dua perkara, dan kamu sekalian tidak akan sesat selama berpegang teguh kepada keduanya, yaitu Kitabullah (Al-Qur’an dan Sunnah Rasul-Nya).

Al-Qur’an adalah sumber ajaran Islam yang utama. 
Al-Qur’an sebagai Kalamullah, yg bentuk aslinya berada dalam induk Al-Kitab (Lauh Mahfuzh) dalam lindungan Tuhan.. lalu diturunkan kepada Nabi dalam bahasa kaumnya (bahasa Arab).
Al-Qur’an adalah wahyu Allah yang diturunkan kepada Rasul-Nya, Nabi Muhammad SAW. 
Allah dalam menyampaikan firman-Nya kepada manusia dilakukan dengan 3 cara, yaitu:
● Dengan wahyu (langsung ke dalam hati Nabi)
● Di belakang tabir (wahyu diserap oleh indera Nabi tanpa melihat pemberi wahyu)
● Dengan mengutus malaikat (Jibril) yang membacakan wahyu.
Al-Qur’an dijaga dan dipelihara oleh Allah SWT, sesuai dengan firmannya sebagai berikut:
”Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (QS 15:9)
”Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an. Kalau sekiranya Al-Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapatkan pertentangan yang banyak di dalamnya.” (QS 4:82)
SUNNAH dalam bahasa berarti tradisi, kebiasaan adat-istiadat. 
Dalam terminologi Islam, sunnah berarti perbuatan, perkataan dan keizinan Nabi Muhammad SAW (af’al, aqwal, dan taqrir).
Dalam mengukur keotentikan suatu hadits (As-Sunnah), para ahli telah menciptakan suatu ilmu yang dikenal dengan ”musthalah hadits”. 
Kedudukan As-Sunnah:
– Sunnah adalah sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an
– Menjadikan Sunnah sebagai sumber hukum adalah tanda orang yang beriman (QS. An-Nisa’, 4: 65)
– Orang yang menyalahi Sunnah akan mendapat siksa (QS. Al-Mujadilah, 58: 5)
● Berpeganglah pada Al Qur’an dan Sunnah … 
BUKAN KEPADA GURU MURSID.
● Sabda Rosulullah saw 
Urusan dunia engkau lebih tahu, tata cara beribadah ikutilah caraku…
Pegangan kita jelas Al Qur’an dan Sunnah… !! bukan Guru Mursid.  
Jadi jangan terpaku pada Guru Mursid..  
Ya benar kalo kita bisa bertemu guru mursid … kalo ngga ketemu.. apakah kita harus menunggu… 
sampai kapan ??
Sedangkan Kita berpacu dg umur.. dg usia..
Sekarang abad IPTEK.. bisa berguru lewat internet.. tanpa bai’at..
akibat di bai’at itu otak kita terpasung.. 
Tidak ada kewajiban bai’at bagi seorang muslim..
pegangan bagi sy Al Qur’an dn Sunnah… Dzikir-meditasi bagi semua umat..
Dzikir-meditasi intinya mengatur pernafasan utk mengendalikan nafsu. 
Metodenya banyak… cari metode yg sederhana dan mampu dilaksanakan..
Ingatlah… 

Guru tinggal guru, tapi murid bisa jadi presiden.. (makna nya sangat luaasss..)
Guru sejati ada di dlm diri.. 
DIA yg membai’at kita semua:

Bukankah AKU Tuhanmu..?? 
Semua JIWA-ANFUSIM menjawab : Benar kami bersaksi ( Al A’raaf 172 )
JIWA kita semua sudah muslim.. sdh bersaksi, sudah bersyahadat di hadapan Allah.. 
semua agama mengajarkan tentang FITRAH..utk mencapai puncak spiritual apapun agamanya hrs melalui DZIKIR-MEDITASI.. 
HASIL AKHIRNYA SAMA baik secara fisik maupun secara spiritual..
Bila hati bersih.. jalan menuju Allah terbuka lebar, bebas hambatan …!!!
● Pembersih Qolbu adalah DZIKIR
DZIKIR jalan terdekat menuju Allah
ALLAH ADALAH AL BATHIN… 
Perjalanan menuju Allah adalah perjalanan dari alam lahiriyah menuju alam bathiniyah… 
BUKAN PERJALANAN ke MEKAH… 
Ikuti tata cara Rosulullah ketika di Gua Hiro yaitu DZIKIR-MEDITASI.
Silahkan anda belajar dzikir-meditasi, rasakan dan buktikan, bukan katanya dan katanya.. bergetar hatinya, merinding kulitnya, menyungkur dan menagis.. itu looo yang disebut SUJUD IMAN… apapun nama agamanya…
Kata Jalaluddin Rumi :
Apapun nama agamanya, hasil akhir dari sebuah keimanan, sama… 
Bila makrifat kepada Dzat ingin kau dapat, lepas aksara, galilah makna. 
Katupkan bibirmu, tutup matamu, sumbat telingamu..
tertawakan aku manakala engkau tidak MELIHAT RAHASIA AL HAQ…
Itu Berarti kita harus dzikir-meditasi…

Menurut  Al Ghazali :
Bersihkan hati, dzikir-meditasi atau kontemplasi untuk mencapai fana, lebur dan larut, tenggelam dalam lautan Ahadiyah, baqo dalam Tuhan dan akhirnya kasyaf… terbukanya hijab… MELIHAT RAHASIA AL HAQ

Perhatikan beberapa Firman Allah :
● QS. Al Hijr 15 : 9 : 

“… Telah Aku turunkan Adz-Dzikir
Yang dimaksud ayat ini, Adz-Dzikir adalah Al Quran”.
● QS. Asu-Syura 42 : 52 :

“…Aku jadikan Al Quran itu Cahaya… An Nuur…”
● QS. An-Nuur 24 : 35 :

” … Allah adalah Cahaya… An Nuur adalah Allah…”

Bila kita rangkum dan kita simpulkan dari ke 3 ayat tersebut maka :
Adz-Dzikir adalah Allah… 
Allah adalah AN NUUR…
Laa ilaha ilallah adalah pernyataan … 
Essensinya adalah Allah…
Dzikir cukup dengan mengucapkan Asma Allah…di dalam hati…!!!
Semakin pendek yang kita ucapkan di dalam hati, semakin cepat kontemplasi terjadi….
Maka Allah akan memperlihatkan CAHAYA-NYA… 

Alhamdulillah saudaraku +Aris Yuli​​​​​​​​​​​​, yang dirahmati Allah
Seandainya saja internet sudah ada sejak jaman purba, mungkin kita bisa internetan dan facebookan dengan para Rosul di seluruh dunia.. he..he..hee..
Ternyata apapun nama agamanya para Rosul itu mengajarkan hal yang sama yaitu tentang Agama Fitrah.. 
Mungkin kita tidak akan berselisih, tidak akan bertengkar karena nama agama kita yang berbeda…
Ibaratnya Yang satu menyebutnya kates, yang lain bilang gedang dan ada yang bilang papaya dan yang lainnya lagi bilang kastela… 
E… Ternyata setelah dikupas isinya sama… Ketika dimakan rasanya sama… Hasil akhirnya juga sama, jadi t*nj* Bro…!!!
Setiap Rosul mengajarkan tentang kesucian, kedamaian, keselamatan, kasih-sayang, kesabaran, keikhlasan dan berserah diri kepada Tuhan melalui keimanan dan ketaqwaan. Itulah aturan dan jalan yang terang dari Allah. 
ITULAH AGAMA FITRAH…
Itulah Agama yang diridhoi Allah.  Itulah ISLAM UNIVERSAL yang dianut semua umat. .
Sesungguhnya agama di dunia hanya 1… yaitu agama Fitrah yang tidak pernah berubah.. Apapun nama Agamanya
Tata cara untuk mencapai puncakpun sama, harus melalui DZIKIR-MEDITASI… 
HASIL AKHIRNYA juga SAMA…  yaitu KEIMANAN.. Gitu loo Bro…
Baik secara fisik maupun secara spiritual…
Secara fisik : diperiksa darahnya, direkam gelombang otaknya, difoto cahaya auranya.
Secara spiritual : Mencapai tingkat ikhsan menjadi insan kamil…

JADI KENAPA KITA HARUS BERTENGKAR…??? BEDA PENDAPAT..
BUKA KERUDUNG AKAL KITA…!!!
 semua itu karena EEGGOOO… PENYEBAB PERPECAHAN UMAT …!!!
KENAPA KITA HARUS MENEBAR KEBENCIAN…???
Wahai kaum muslimin melihat fenomena seperti ini, maka kita harus waspada terhadap upaya para kolonialist, imprealis, zionis, freemasonry yang berkedok orientalis terhadap penulisan sejarah Islam, ajaran- ajaran Islam.. 
Hati-hati jangan mau kita diadu dengan sesama umat Islam. Jangan mau umat Islam ini pecah…
APAPUN YANG KITA BENCI DI DALAMNYA ADA RAHASIA ALLAH…!!!
Coba lihat air coberan kotor dan busuk, namun di dalamnya ada milyaran kehidupan…

★ Kata Sufi : 

Firaun sahabatku, iblis guruku.. Aku tidak menyisakan ruang kebencian dihatiku…sekalipun itu terhadap iblis…
★ Kata Qur’an :  

syaeton dan iblis  musuh yang nyata
★ Kata jago samurai :  

Musuh adalah guru yang sedang menyamar, pelajari jurus-jurusnya..

JURUS SYAETON-IBLIS ITU APA siiih BRO…???
HAWA NAFSU KALIEEE…!!!???
Hindari Syaeton dan Iblis dengan kebersihan hati.. sabar, tulus dan ikhlas..
Bukan dengan hawa nafsu..  
Bila kita melakukan apapun dengan hawa nafsu.. Berarti kita sudah terperangkap jurus Iblis…  dan kita sudah keok…
Maka disebabkan rahmat Allahlah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu, karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka dan bermusyawarahlah dengan mereka ( ALI IMRAN 3 : 159 )
sungguh yang demikian itu termasuk perbuatan yang mulia  ( ASY-SYURA 42 : 43 )
 

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah akan menanamkan dalam (hati ) mereka rasa kasih sayang  ( MARYAM19 : 96 )

Allah akan membimbing dengan Cahayanya kepada Cahayanya bagi siapa  yang Dia kehendaki (AN NUUR 24 : 35).
Barang siapa yang hatinya dibuka oleh Allah kepada Islam ( FITRAH ), maka dia itu mendapat Nur dari Tuhan-nya  ( AZ-ZUMAR 39 : 22 )

Bila kita belum memiliki sifat-sifat  yang LEMBUT, PENUH KASIH SAYANG, PEMAAF, belum tawadu berarti HATI kita masih GELAP… 
Hati kita belum dibuka kepada Islam… 
Hati kita belum disinari CAHAYA ALLAH…
Belum mendapat RAHMAT ALLAH…  EGO nya masih tinggi… sehingga BELUM BISA DIKATAKAN BERIMAN … BELUM MUSLIM.  
Islamnya masih ISLAM SEMU..   
ISLAMnya masih ISLAM-ISLAMAN…
CAPE DEH…!!!
Salam persaudaraan

Iklan