Pertanyaan; MANEMBAHING KAWULA GUSTI itu, yang seperti apa ??

Manembahing kawula gusti itu, istilah lainnya adalah sembah raga/wujud (sembah-hyang). 
Perhatikan…
MANEMBAH itu, artinya sujud atau sungkem. 
KAWULA itu sedulur papat atau empat anasir. 
GUSTI itu wujud atau raga/ badan/ fisik/ jasad/ jisim/ zahir kita.
Lakunya adalah mengajak belajar sedulur papat kita, agar mau mencintai dan mengasihi serta menyayangi wujud/raga kita, yang menjadi tempat berekpresinya. 
Agar sedulur papat kita sadar, bahwasannya, mereka berempat, tidak akan bisa berbuat apa-apa, jika tanpa wujud/raga..!!
Karena yang menjadi perantara mereka berempat bisa bergerak dan beraksi, adalah wujud/raga kita ini. 
Jadi, 

maksud dari Laku Manembahing Kawula Gusti itu, adalah mengkompromikan angan-angan, budi, pakarti dan panca indera kita, supaya bisa mencintai, mengasihi dan menyayangi raga kita, agar tidak lagi menyiksa raga kita, untuk melakukan hal-hal diluar kemampuannya, yang menyebabkan berpisahnya diri kita, dengan ALLAH Dzat Maha Suci.
Jadi Intisaripati dari Laku Manembahing Kawulo Gusti itu adalah menata JATI DIRI kita sendiri, yang di sebut Sedulur Papat Kalima Pancer atau angan-angan, budi, pakarti dan panca indera dan raga kita sendiri.

Pahami ….

MANUNGGALING KAWULO GUSTI itu seperti apa ??
Manunggaling Kawula Gusti itu, istilah lainnya adalah sembah Qalbu/Bathin (SHOLAT DAIM). 

MANUNGGAL itu, artinya menyatu jadi satu
KAWULA itu sedulur papat atau empat anasir. 
GUSTI itu wujud atau raga/ badan/ fisik/ jasad/ jisim/ zahir kita.

Lakunya adalah mengajak sedulur papat kalima pancer kita, agar mau bersatu atau menyatu dengan hidup kita, supaya setiap gerak tubuh/wujud/raga dan gerik rasa serta perasa’an kita, dapat selaras dengan Hati/Qalbu/Rasa atau sesuai dengan Sabda Hidup dan Firman ALLAH (Dzat Maha Suci Hidup).

Jadi. Intisaripati dari Laku Manembahing Kawulo Gusti itu. Adalah, menyatukan Sedulur Papat Kalima Pancer kita dengan Hidup kita, agar menjadi satu kesatuan, yang tak terpisahkan.

Pahami…

LEBURING KAWULO GUSTI itu yang seperti apa ..?!

Leburing Kawula Gusti itu, istilah lainnya adalah SEMEDI (SEmelehe meMEDI), atau disebut juga MEDITASI (MElihat DIri TAnpa SIsi) 
LEBUR itu, artinya sirna, 
KAWULO itu sedulur papat atau empat anasir. 
GUSTI itu wujud atau raga/ badan/ fisik/ jasad/ jisim/ zahir kita sendiri.

Lakunya, adalah NANG. NENG. NING. NUNG, maksudnya, (tenang, diam, hening, menyatu), melenyapkan sedulur papat, melenyapkan tubuh/wujud/raga kita, dari segala kemelekatan dunia (apapun itu sebutannya) agar menjadi FITRI/ BERSIH/ SUCI, dari segala masalah yang tidak berhubungan dengan ALLAH (DZat Maha Suci Hidup), yang bisa menjadikan laku kita kemomoran/ternodai, lalu rasakan saat hati kita menyebut Asmo Sejati.  
Jadi. Intisaripati dari Laku Leburing Kawulo Gusti itu. Adalah, mengkoneksikan HIDUP kita dengan ALLAH (Dzat Maha Suci Hidup). Sehingga sudah tidak ada bedanya lagi, antara Hidup dan Maha Suci Hidup, seperti gula dan manisnya, seperti garam dan asinnya.

Pahami…

SAMPURNANING KAWULO GUSTI itu, yang seperti apa..?!
Sempurna di dalam laku spiritual, itu beda dan berbeda dengan sempurna yang biasa digunakan dalam istilah makanan, pakaian, wujud, rupa atau barang dan bentuk kasat mata di dunia ini
Kalau soal sampurnanya makanan, pakaian, wujud, rupa atau barang dan bentuk yang kasat mata di dunia ini, tidak perlu saya bahas, karena pasti sudah tahu seperti apa yaa hehee.. 
Sempurna yang di maksud di dalam laku Spiritual, adalah bisa mencapai titik tujuan, atau berhasil kembali kepada asal mulanya kejadian..!!
Dalam istilah lainnya Inna Lillaahi Wa Inna Illaaihi Rojiun, kita milik ALLAH, berasal dari ALLAH, dan akan kembali hanya kepada ALLAH, bukan yang lainnya. 
Jadi, 

SAMPURNA yang di maksud disini, adalah bisa berhasil/sukses. 
KAWULO itu sedulur papat atau empat anasir. 
GUSTI itu wujud atau raga/ badan/ fisik/ jasad/ jisim/ zahir kita sendiri.

Lakunya adalah :
> nggelar jagat anyar (membuka dunia baru), yaitu jagat/dunia ketenteraman yang penuh dengan Iman, Cinta Kasih Sayang Tuhan, terhadap apapun dan kepada siapapun serta diamanapun, 
> nggulung jagat/dunia lawas/lama, yaitu jagat/dunia kacau balau, yang penuh dengan khayalan dan kemunafikan.

Jadi. Intisaripati dari Laku Sampurnaning Kawulo Gusti itu. Adalah, mengganti dunia lama yang penuh kebencian, dendam, sirik, dengki, fitnah dan sejenisnya itu, dengan dunia baru, dunia rasa, dunia nyata, bukan dunia perasaan yang penuh dengan hayalan dan kemunafikan, tentram, indah, nyaman, aman, bahagia, tenang, damai dll.

Agar bisa Sampurnaning Pati lan Urip atau Sampurnanya Mati dan Hidup-Dunia Akherat, yg bukanlah hal yang sepele dan remeh
ini menyangkut Dunia Akherat kita. Jadi,,, tidak bisa di bahas melalui media apapun, Karena ini, tentang kenyata’an, berbicara soal bukti, tidak boleh katanya, tidak bisa seandainya atau semisalnya.. 
Mengungkap Sampurnaning Pati lan Urip (Sampurnanya Mati dan Hidup dunia akherat) berarti berurusan langsung dengan ALLAH (Dzat Maha Suci Hidup) yang merupakan hak prerogatifNYA…

Jadi… Mohon Maafkan, saya tidak menjelaskan apapun yang terkait dengan Laku Sampurnaning Pati lan Urip. Sebab ini, masalah khusus yang berurusan antara Hidup Dan Mati. Antara Dunia dan Akherat, yang berurusan langsung dengan ALLAH (Dzat Maha Suci Hidup)

Semoga Artikel ini bermanfaat membantu kesulitan Anda dalam Semedi/ Meditasi

Salam persaudaraan

Iklan